2 Ribu Bungkus Rokok Tanpa Pita Cukai Disita Polisi

Lumajang,(DOC)-Jajaran Polres Lumajang berhasil mengamankan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai.

Rokok ilegal tersebut diamankan dari sebuah toko kelontomh milik Sulhan Arif (33), Dusun Kampung Baru, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

Awalnya petugas menargetkan untuk menyita minuman keras yang ditimbun di dalam toko tersebut. Namun penggeledahan tersebut, petugas menemukan fakta mencengangkan selain miras yang berada di dalam toko tersebut. Petugas berhasil menemukan ribuan bungkus rokok siap edar tanpa disertai pita cukai. Rokok rokok ini ditemukan di gudang milik tersangka.

"Rokok ini berhasil ditemukan di gudang milik tersangka, jadi ini untuk mengelabuhi agar jika terjadi operasi sewaktu-waktu, rokok illegal ini tidak terkena razia oleh petugas" ujar Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM, Selasa (15/1/2019).

Menurutnya, rokok tersebut mirip dengan merek rokok terkenal. Bahkan ada 5 jenis rokok tanpa cukai dengan jumlah 2000 pack, jika ditotal ada 20 ribuan linting rokok.

"rokok illegal ini hanya dijual Rp 2 ribu/ packnya. Jauh lebih rendah dari rokok dengan cuki. Diproduksi diluar, lalu dibeli oleh salah satu toko di Tempeh untuk diedarkan di Lumajang," Ujar Arsal.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan, pita cukai sendiri di berlakukan oleh pemerintah untuk menjaga harga dari produk itu sendiri, yang mana Harga eceran tertinggi adalah pembatasan harga maksimal yang menjaga konsumen dalam pembelian serta harga eceran terendah diperuntukan untuk produsen agar harga produk tersebut tidak jauh dibawah. Selain itu setiap pembelian pita cukai yang dilakukan oleh produsen, akan menambah devisa Negara dari sektor penjualan tiap batang rokok.

"anggota kami berhasil mengamankan lebih dari 2500 pack rokok illegal yang tanpa disertai cukai resmi dari Negara. Dengan kata lain, kita sudah berhasil sedikit membantu menjaga kekayaan Negara yang dicuri oleh segelintir orang, yang tidak mau membayar cukai untuk olahan produk rokok mereka” tegas Arsal.

Hingga saat polisi masih menyelidiki siapa pemasok atau dari mana rokok tanpa cukai tersebut.

"Tersangka dikenakan pasal pasal 54 jo pasal 29 ayat (1) undang – undang No.39 Tahun 2007 tentang perubahan atau UU No 11 tahun 1995 tentang Cukai, dengan sanksi pidana maksimal 5 tahun dan paling singkat selama 1 tahun." Pungkas Arsal.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar