Peristiwa

header ads

Tulis Ujaran Kebencian Di Facebook, Seorang Penjual Bakso Diamankan Polisi

Lumajang,(DOC)-Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengamankan Heru Siswantoro (24), warga Dusun Krajan RT 006 RW 002 Desa Sumberanyar Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang.

Pelaku diamankan polisi lantaran telah melakukan ujaran kebencian yang diunggah di sebuah akun Facebook miliknya bernama Herudoradore disalah salah satu group pada Kamis, (20/12/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

Postingan akun facebook "Herudoradore" yang berbunyi ""Aneh aneh Polsek Rowokangkung isuk isuk onok oprasi lek butuh duwek kok gak krjo seng gena pegawenane meres wong cilik# sangatceremet,"tulisnya dalam tajuk bahasa jawa.



Yang artinya : (Aneh aneh saja Polsek Rowokangkung, pagi pagi sudah gelar operasi. Kalau butuh uang kenapa tidak kerja yang benar, pekerjaannya memeras rakyat kecil #sangat jengkel sekali).

Postingan yang bernada penghinaan dan pencemaran nama Baik, Polsek Rowokangkug berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lumajang. Setelah melakukan penyelidikan polisi akhirnya berhasil mengamankan Heru Siswantoro berprofesi sebagai penjual bakso .

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran membenarkan, jika pihaknya telah mengamankan seorang terlapor (Heru) yang diduga telah melakukan ujaran kebencian yang diunggah melalui group facebook.

"Dari fakta-fakta atas perbuatannya, terlapor patut diduga ada perbuatan ujaran kebencian yang dapat dipidana penjara paling lama 4 tahun. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 (3) jo Pasal 27 (3) UU RI No.19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No.11 Tahun 2008 tentang ITE, yang mana perkaranya saat ini masih kita proses," kata Hasran, Jum'at (21/12/2018).

Tak hanya itu, data catatan kriminal di Polres Lumajang yang bersangkutan (Heru Siswantoro), tercatat sebagai seorang residivis kasus pencurian yang sudah pernah dihukum.

Heru siswantoro ini pernah dihentikan oleh petugas Polsek Rowokangkung pada saat sedang melaksanakan razia. Dia sempat dihentikan oleh petugas yang melakukan razia karena mengendarai sepeda motor dijalan umum tidak menggunakan helm, dan ditegur oleh petugas agar mematuhi penggunaan helm saat berkendara.

"Akibat perjalanannya diberhentikan oleh petugas, Heru menulis dalam akun facebooknya seperti yang diunggah di salah satu group facebook," terang Hasran.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Asral Sahban, SH, SIK, MM, MH mengatakan Penyeledikan di hentikan dan memaafkan Heru Siswantoro.

"Kami maafkan dan penyelidikan saya hentikan. dia sudah meminta maaf, dan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. saya anggap dia khilaf dan proses pembelajaran untuk semuanya agar hati-hati menyebar konten tidak benar, karena itu merupakan perbuatan pidana," Tuturnya.

Kapolres menghimbau, kepada segenap warga masyarakat khususnya warga masyarakat Lumajang agar lebih bijak dalam menggunakan medsos, dan tidak mudah menyebarkan ujaran kebencian apalagi menyebarkan berita Hoax yang kebenarannya masih belum tentu benar.

"saya menghimbau kepada segenap warga masyarakat lumajang agar lebih bijak dalam menggunakan medsos dan tidak mudah menyebarkan ujaran kebencian," Pungkas Arsal.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar