Terlibat Kasus Penipuan dan Penggelapan Uang 124 Juta, Pria Warga Tempeh Diamankan Polisi

Lumajang,(DOC)-Unit Pidter Polres Lumajang berhasil mengamankan pelaku penipuan dan penggelapan uang tunai 124 juta berkenaan dengan pengurusan sertifikat obyek tanah yg terletak di Desa, Bago kecamtan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Pelaku yang berhasil diamankan yakni Muhammad Dwi Jatmiko (37) warga Dusun Krajan, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan 2 lembar kwitansi penerimaan Uang An. Terlapor 1 slip penarikan uang tunai dari Bank Mandiri. 

"Pelaku ini pernah dihukum pidana penjara selama 6 bulan di Lapas Lumajang pada tahun 2011 karena terbkti melakukan tindak pidana penggelapan uang," kata Kasat Reskrim AKP Hasran, SH, M. Hum.

Hasran menjelaskan, kejadian berawal dari jual beli sebidang obyek tanah perkebunan yg berada dilokasi Desa Bago Kecamatan, Pasirian Lumajang, H. Warsito sebagai penjual dan Sdri. Dewi sebagai Pembeli, kesepakatan jual beli dibuat dan tertuan dalam Akta Jual Beli yang dibuat oleh Notaris PPAT Ternama yang berada di Lumajang dan oleh pihak pembeli mempercayakan kepada seorang yang diduga lihai dan dapat membantu kelancaran pengurusan atas Hak legalitas atas objek tanah yg sudah dibeli.

Namun, setelah mengeluarkan uang sejumlah ratusan juta, ternyata harapan untuk mendapatkan sertifikat tidak berhasil dan ketika uang diminta kembali, tidak dikembalikan atas perbuatan pelaku, hingga korban akhirnya melaporkan ke Polres Lumajang.

"Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa, 12 September 2017 tahun lalu, sekira pukul 13.00 WIB. Korban baru melaporkan kejadian tersebut ke Polisi 14 Agustus 2018," ujar AKP Hasran.

Sementara, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MH, MM mengatakan korban lainnya terkait dengan perbuatan pelaku diduga masih banyak namun belum datang ke Kantor Polisi membuat laporan

"Kami tetap berkomitmen bila ada yang buat laporan akan juga ditindak lanjuti," tutur Kapolres Lumajang.

Tersangka dijerat dengan Pasal berlapis yaitu Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan masing-masing ancaman Pidana Penjara selama 4 Tahun.(Mam)
Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar