Ribuan Warga Lumajang Padati Festival Karnaval Seni Budaya

Lumajang, (DOC) - Festival karnaval seni budaya dalam rangka hari jadi Kabupaten Lumajang ke 763, Selasa (11/12/2018), tampil meriah dan mampu menyedot ribuan penonton, meskipun digelar pada siang hari. 

Warga mulai berdatangan dan memadati Alun-alun utara Lumajang sejak pukul 12.00 WIB, meskipun acara baru dimulai pukul 13.30 WIB.

Penantian masyarakat selama satu jam lebih, akhirnya terobati menyusul dimulainya acara yang ditandai dengan penampilan pelajar dari tingkat SD dan SMP yang memakai busana unik.

Jenis pawai seni budaya ini meliputi seni tari musik, seni bernafaskan islam, serta tari yang muncul dan berkembang di Kabupaten Lumajang. 

Pawai karnaval diikuti dari pelajar SD, MI, SMP dan MTS se-Kabupaten Lumajang yang berjumlah 22 peserta, dengan mendatangkan juri dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Jember dan Kota Probolinggo.

Pawai Seni Budaya ini merupakan rangkaian memperingati HARJALU ke - 763 tahun 2018 yang bertemakan, "Lestarikan Keragaman Seni Budaya Lumajang", di lepaskan oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML. didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Hj. Musfarinah Nuryati, M.Pd.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa pawai seni budaya ini, merupakan  hasil kreasi dan inovasi asli anak-anak sekolah dari Kabupaten Lumajang, yang tidak lain adalah untuk mengingatkan kita tentang budaya sekaligus nilai-nilai seni yang dimiliki Kabupaten Lumajang.
                                           
"Melalui HARJALU ke-763 kembali kita bangkitkan semangat kedaerahan dan kebudayaan kita untuk Lumajang ke depan yang lebih makmur dan berdaya saing," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Drs. Winadi, M.Pd., menjelaskan, bahwa pawai seni budaya ini bertujuan untuk menyatukan keragaman seni budaya di Kabupaten Lumajang, dan memperkuat kesatuan dan persatuan masyarakat Lumajang yang berdaya saing makmur dan bermartabat. 

"Pawai ini, juga sebagai sarana membangkitkan kebersamaan masyarakat Kabupaten Lumajang. Bahkan, seluruh peserta didik turut dalam melestarikan seni budaya yang tumbuh dan berkembang, menciptakan peran serta masyarakat untuk beraktifitas dalam rangka promosi pariwisata daerah," tuturnya. (mam) 



Posting Komentar

0 Komentar