Jika Bisa Tangkap Begal, Warga Akan Diberi Hadiah Gaji Kapolres

Kapolres Lumajang DR Muhammad Arsal Sahban S.H., S.l.K M.M., M H
Lumajang,(DOC)-Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban S.H., S.l.K M.M., M H membuat sayembara bagi masyarakat yang memberikan informasi dan menangkap pelaku begal akan diberikan satu bulan gajinya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lumajang usai menggelar rekonstruksi pengungkapan curanmor di Pasar Burung, Jalan Bromo, Kabupaten Lumajang."Bagi masyarakat yang bisa menangkap atau menginformasikan pelaku begal 1 bulan gaji saya akan saya berikan," ungkap AKBP DR Muhammad Arsal Sahban S.H., S.l.K M.M.

Pihaknya gemas dengan banyaknya begal yang ada di Lumajang. "Untuk begal yang ada di Lumajang harus kita tumpas," lanjut Arsal.

Langkah yang diambil ini agar masyarakat ikut berperan aktif dalam membrantas aksi kejahatan terutama begal yang marak di Lumajang.

"Bonus gaji saya berikan ini setidaknya menjadi semangat masyarakat ikut berperan aktif membrantas pelaku begal yang ada wilayah Lumajang," jelas AKBP DR Muhammad Arsal Sahban.

Dijelaskan, Lumajang memang dikenal sebagai wilayah yang rawan aksi begal. Hal ini karena banyaknya wilayah atau jalan utama yang sepi, jauh dari keramaian penduduk.

"Kami sudah membentuk tim khusus anti begal yang sudah dilengkapi persenjataan lengkap, dengan kendaraan pemburu guna mempersempit ruang gerak pelaku," terangnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, akan terus mengembangkan kasus ini, guna menciptakan wilayah Lumajang terbebas dari curanmor, begal dan tindakan kriminal lainnya.

"Tidak hanya berhenti disini, kami akan terus mengembangkan kasus ini. Saya sangat mengapresiasi gerak cepat dari anggota Sat Reskrim Polres Lumajang, sehingga bisa dikembangkan hingga sejauh ini. saya lakukan sendiri rekonstruksi di TKP, karena curanmor begal sangat meresahkan masyarakat lumajang. Saya ingin tahu bagaimana prosesnya mereka melakukan pencurian, supaya bisa kita lebih antisipasi kedepannya" ujar Arsal.(mam)

Post a Comment

0 Comments