Diduga Dipicu Masalah Utang-Piutang, Warga Ranuyoso Dibacok

Lumajang,(DOC)-Alim (60) dan Asmin (29) keduanya warga Dusun Bakah Utara, Desa Jenggrong, Kecamata Ranuyoso dianiaya dan dibacok, Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibat kejadian ini, Asmin merupakan penagih utang mengalami luka parah bagian bagian dada dan lutut kaki kanan, dan Alim mengalami luka dibagian telinga sebelah kiri yang tak lain Bapak terduga pelaku.

Karena luka cukup parah Asmin langsung dibawa ke rumah sakit umum Jember, sedangkan Alim dibawa kerumah sakit Hariyoto Lumajang.

Kejadian berdarah ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dirumah terduga pelaku Dusun Baka Utara Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang P DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM mengatakan perkelahian tersebut diduga dipicu masalah utang piutang yang hanya sebesar 1 juta hingga menyebabkan kedua orang tersebut melakukan aksi carok.

"Hal ini seharusnya tidak perlu dilakukan, dikarenakan permasalahan uang sampai mendapat luka yang parah. Untung saja anggota Polsek dapat segera menanggapi laporan dan segera melarikan kedua orang tersebut untuk mendapat perawatan lebih lanjut" terangnya kepada sejumlah awak media Senin (24/12/2018).

Kapolres menjelaskan, korban Asmin bersama Sahid pergi kerumah terduga pelaku dengan tujuna menagih hutang sebesar 1 juta. Terduga pelaku hanya memberikan uang sebesar 500 ribu.

"Setelah terjadi adu argumentasi dan situasi memanas kemudian Alim Bapak terduga pelaku  berusaha memegang tangan korban yang pada waktu itu sedang memegang senjata tajam berupa clurit yang mengakibatkan senjata tajam yang dibawa korban mengenai kepala Alim tepatnya di bagian telinga kiri.

Setelah itu terduga pelaku mengejar korban Asmin hingga penganiayaan kepada korban dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit yang mengarah ke bagian dada dan lutut kaki kanan korban, usai membacok korban pelaku kemudian pergi melarikan diri

"Saya minta kepada terduga pelaku Hasan segera untuk menyerahkan diri kepada pihak ke polisi," pungkas Arsal (Mam)

Posting Komentar

0 Komentar