Ratusan APK Ditemukan Melanggar Aturan

Lumajang, (DOC) - Dalam rangka mengefektifkan fungsi pengawasan dalam aspek pencegahan pelanggaran Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lumajang  menggelar sosialisasi  pengawasan metode kampanye pemilu 2019, Rabu (23/11/2018) di rumah makan Pondok Asri Lumajang.

Digelarnya sosialisasi karena banyaknya lat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan.

"Ada 900 lebih APK yang melanggar pemasangannya, dan terbanyak di wilayah Kecamatan Kota dan Kecamatan Tekung," Ketua Bawaslu Kabupaten Lumajang, H Amin Sobari SH.

Menurutnya, pelanggaran pemasangan APK ini mayoritas dipasang di tiang listrik, tiang telpon, dan di pohon-pohon dengan cara dipaku.

"Terkait dengan pelarangan pemasangan APK, itu sudah sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 54 Tahun 2016, tentang Larangan Pemasangan APK," ungkap Sobari.

Untuk itu, para peserta Pemilu agar tetap menghormati aturan yang ada dan salah satunya agar tidak memaku alat peraga apapun di pohon akan tetapi diperbolehkan jika diikat dengan pohon asalkan tetap menggunakan tiang sendiri dan tidak dipaku.

"Kami akan menindak tegas untuk menurunkan paksa alat peraga pemilu 2019 yang melanggar aturan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Yuli Haris, seluruh caleg dan tim sukses Capres Cawapres untuk tidak memasang gambar Calon dengan cara di Paku di Pohon. Pemasangan alat peraga dengan menggunakan paku ditempel di pohon sangat merusak kelestarian lingkungan terutama akibat dari karat paku tersebut bisa berakibat fatal bagi kesehatan

"Paku yang menancap di pohon, akan merusak pohon tetrutama kambium pohon tersebut dan jika ini terjadi maka juga berpengaruh terhadap kesehatan pohon yang akan mengalami kerusakan, kami tidak akan pandang bulu dan akan kami turunkan," katanya.(Mam)
Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar