Musim Penghujan, BPBD Petakan Daerah Rawan Bencana

Lumajang,(DOC)-Pergantian cuasa dari kemarau ke penghujan mulai dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Lumajang. Daerah-daerah rawan bencana longsor, banjir, pohon tumbang dipetakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Mohammad Wawan Hadi Siswoyo mengatakan BPBD memetakan daerah rawan bencana Lumajang.

Ada beberapa daerah rawan bencana yang terjadi di dearah Lumajang yaitu, longsor, banjir, pohon tumbang.

"Daerah yang rawan longsor atau pohon tumbang itu terjadi Desa Candipuro tepatnya di Piket Nol KM 55-59. Bahkan juga yang paling rawan longsor yaitu Tamanayu, Kaliuling, Tempursari, dan Argosari, Ranupani," Ujarnya.

Sementara itu, yang sering terjadi banjir genangan yaitu Kecamatan Rowokangkung, dan Dusun Darungan, Desa Nogosari, dan juga di Dusun Krajan, Desa Biting, Kecamatan Sukodono.

"Untuk yang diwilayah kota terjadi genangan di jalan Panjaitan, Brigjen Katamso, Lumajang dan jalan Grati," ujar Wawan.

Genangan air yang terjadi dalam kota disebabkan hujan deras yang mengakibatkan selokan air tidak bisa menampung.

Selain menyiagakan,TRC dan sejumlah relawan di sejumlah titik rawan bencana, BPBD telah memasang rambu dan juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"kami menghimbau kepada penambang pasir yang berada di sungai Besuk Sat, Curah Koboan untuk meminggir dulu jangan melakukan penambangan takutnya terjadi banjir lahar dingin semeru," ungkapnya.(Mam)







Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar