Kecewa Dengan Kampus, Mahasiswa Bidikmisi Demo Rektorat Unej

Jember (DOC) - Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Universitas Jember, Kamis (22/11/2018) siang di depan gedung Rektorat Universitas Jember (Unej) berlangsung ricuh. Hal tersebut dipicu karena mahasiswa tidak kunjung ditemui oleh rektor maupun wakil rektor dengan alasan berada di luar kota.

Akhirnya, masa yang kecewa memaksa masuk ke gedung rektorat. Aksi dorong mendorong antara mahasiswa dengan petugas keamanan tidak terhindarkan hingga sejumlah mahasiswa terjatuh.

Mahasiswa kemudian meluapkan kekesalannya dengan membakar ban di depan gedung rektorat. Api berhasil dipadamkan setelah petugas menyemprotkan racun api.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa memberi rapor merah kepada rektor atas sejumlah persoalan yang menimpa mahasiswa. Di antaranya, nasib 655 mahasiswa baru yang diterima sebagai penerima beasiswa Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi), akan tetapi justru diminta untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT).

“Mahasiswa Bidikmisi itu gratis, tidak boleh bayar karena sudah ditanggung Negara. Tapi ketika regristasi kenapa malah disuruh bayar,” terang koordinator aksi Syauqi Ramadhan.

Berdasarkan data yang ada, mahasiswa baru tahun 2018 yang tercatat sebagai penerima beasiswa Bidikmisi sejumlah 1.416 orang. Namun, saat regristasi ulang sebanyak 655 mahasiswa tiba-tiba dinyatakan tidak masuk kuota.

“Pihak kampus tiba-tiba mencabut status sebagai penerima Bidikmisi. Tidak ada pemberitahuan,” tegasnya.

Akhirnya 655 mahasiswa tersebut diharuskan membayar UKT berkisar Rp500.000 – Rp 1.000.000. Akibat kebijakan tersebut, beberapa di antara mereka akhirnya harus putus kuliah gara-gara tidak mampu membayar UKT.

“Mereka kan berasal dari golongan orang tidak mampu. Akhirnya terpaksa harus berhenti kuliah karena tidak mampu bayar,” ujarnya

Jurnalis Pelajar: Ananda Kenyo
Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar