Antipasi Konflik, Polisi Amankan Perbatasan Desa Jarit-Jugosari Yang di Blokade Warga Dusun Urang Gantung

Lumajang,(DOC) - Pasca pertemuan warga Dusun Urang Gantung, Desa Jarit, kecamatan
Candipuro, dengan bupati Lumajang thoriqul Haq beberapa waktu lalu di Pendopo Kabupaten Lumajang, blokade jalan di desa setempat masih berlangsung. 

Warga masih menutup jalan desa dengan batu, tumpukan pasir, pot bunga dan pos kamling. 

Namun, Rabu (21/11/ beredar kabar ada warga setempat ada yang biasa menarik portal akan membuka blokade warga.

"Otomatis kabar itu memicu Warga Urang Gantung, marah dan bersiap-siap diperbatasan desa jarit dengan desa jugosari. Nah, untuk antisipasi hal itu, kita langsung hubungi Polsek Candipuro dan polres Lumajang", kata Muhammad Alfan warga desa jarit.

Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, pihaknya setelah memperoleh informasi langsung dari Kapolsek Candipuro langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Saya  langsung  dautang ke lokasi untuk Menggantsipasi adanya konflik berujung bentrokan antar  warga" Kata Kapolres Lumajang.

Kedatangan Kapolres, hampir bersamaan dengan kedatangan  Kapolsek Candipuro AKP Ernowo beserta anggota Koramil setempat, tiba di lokasi.

 "Alhamdulillah mas, kita cepat datang, dan warga tidak sampai berbuat hal-hal yang tidak kita inginkan", ungkap kapolsek.

Ini hanya persoalannya sederhana sebenarnya. Masyarakat yang terprovokasi kalau ada isu para sopir truk pasir akan membuka blokade warga, yang diawali oleh warga yang biasa menarik portal di jalan desa.

"Akibatnya, warga terpancing emosi dan keluar rumah menuju perbatasan desa untuk menghalang truk pasir. Tapi Alhamdulillah udah kondusif mas", tambah Kapolsek .

Dipimpin Kapolres, perwakilan warga, penambang, perwakilan pengusaha truk, Pemkab Lumajang yang diwakili kepala Bakesbang pol, ir Suyanto langsung melakukan pertemuan dengan warga yang berlangsung aman dan kondusif.

"Saya akan tetap berada di tengah masyarakat, tidak memihak salah satu kelompok. Jadi ,warga jangan mudah terpancing maupun termakan isu yang tidak jelas kebenarannya. Jangan mudah di adu domba. Laporkan pada pihak berwajib jika ada gejolak di lapangan,jangan main hakim sendiri",tegas Kapolres AKBP Muhammad Arsal Sahban, S.H.,S.I.K
,M.M.,M.H sebelum meninggalkan lokasi.

Sesuai kesepakatan awal,Untuk sementara, truk pasir yang biasa melintas jalan Desa Jarit, dialihkan ke jalan desa Sudimoro Desa Kalibendo, hingga ada pertemuan lanjutan dengan pemerintah daerah. (Mam)
Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar