Hacker "SIPERLU" Akan Ditindak Tegas

Lumajang, (DOC) - Uji coba presensi elektronik Siperlu bagi ASN di lingkup Pemkab Lumajang mulai diberlakukan  awal Oktober 2028.  Namun, berdasarkan monitoring  dan evaluasi, ditemukan pelanggaran oleh ASN. Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Drs. Agus Triyono, M. Si.,  saat bertindak sebagai Inspekatur Upacara  Rutin setiap tanggal 17, di halaman Pemkab. Lumajang, Rabu (17/10/18) pagi.

Ia menyampaikan, bahwa   presensi elektronik ini sangat berpengaruh terhadap PTT yang akan di terima setiap bulan.

Di kalangan ASN masih ada pelanggaran yang dilakukan mengenai Presensi elektronik, seperti menggunakan 1 HP untuk lebih dari 1 orang dan menggunakan presensi Siperlu di luar titik kordinat yang ditentukan.

Menyinggung tentang paparan yang sudah dilaksanakan seluruh OPD minggu lalu mengenai "smart city" 2018, bahwa BKD saat ini sudah menguji coba presensi elektronik.

"Ke depan presensi elektronik akan hadir di tengah-tengah kita dalam hal pelayanan kepada masyarakat,"  ungkapnya.

"Kalau ada ASN yang menghacker (meretas sistem) presensi elektronik / Siperlu tersebut akan diberi sanksi dengan tindakan tegas,"  tambahnya.

Ia menghimbau kepada ASN yang mempunyai kreatifitas Hacker lebih baik bergabung dengan teman-teman yang menangani Informasi Teknologi (IT) BKD, agar bersama sama bekerjasama untuk memperkuat sistem," himbaunya (Mam) 
Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar