Dalam Satu Malam, Polisi Tangkap 2 Pengedar Pil Koplo

Lumajang,(DOC)-Dalam waktu satu malam jajaran Satreskoba Polres Lumajang berhasil menangkap sejumlah pengedar dan pengguna obat-obatan terlarang yang rata rata masih berusia muda.

Kondisi demikian sangat disesalkan semua pihak karena ternyata hingga saat ini masih banyak sekali peredaran obat-obatan terlarang atau penyalahgunaan obat farmasi terus beredar pada masyarakat Kabupaten Lumajang.

Untuk itu dalam mengatasi persoalan tersebut hendaknya semua pihak turut perduli dalam menyelamatkan generasi bangsa dari keterpurukan pengaruh obat-obatan terlarang, mengingat mereka adalah generasi bangsa yang harus diselamatkan demi kualitas bangsa kedepanya.

Paur Subag Humas Polres Lumajang Jawa Timur Ipda Catur Budi Baskoro ketika dikonfirmasi membenarkan Satreskoba Polres Lumajang Jawa Timur telah menangkap sebanyak 4 orang yang masih usia muda melakukan transaksi penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Dalam satu malam Satreskoba Polres Lumajang menangkap di dua Tempat Kejadian Perkara yang berbeda, yakni di depan Balai Desa Gucialit Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang dua orang yang sedang melakukan transaksi berhasil diamankan Tim Reskoba yang dibantu Polsek setempat pada hari Jumat (12/10/2018) berisial P dan berusia (18) salah satu Pelajar kelas 1 SMA, kemudian tersangka selanjutnya yakni berinitial AM (20).

Dari tangan tersangka polisi mengamankan puluhan butir pil logo Y dan Hand Phone serta kendaraan sepeda motor.

"Kami amankan ada 88 butir, il warna putih logo 'Y', dan sepeda motor Honda Vario warna hitam, Nopol N 2558 ZZ," ucap Catur.

Sementarai itu di TKP yang berbeda yakni di daerah Kota Lumajang pada hari Sabtu (13/10/2018) sekira pukul 00.30 WIB di jalan Nangka Kepuharjo Lumajang Polisi berhasil mengamankan yakni SYT usia (33) dan ABI (30).

"Saat akan transaksi obat terlarang kedua tersangka diikuti petugas lalu ditangkap," ujar Catur Budi Baskoro.

Dari kedua tersangka polisi mengamankan 281 butir pi logo Y yang ditemukan petugas didalam jok sepada dan Hand Phone serta kendaraan bermotor yang diduga sebagai sarana transaksi, serta uang 230 ribu diduga hasil transaksi.

Para tersangka dikenakan pasal 196 Sub. 197 UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan Jo. Pasal 55 ayat 1 KUHAP.

PaurSubbag Humas menghimbau Untuk itu diminta kepada orang tua agar peka dalam meningkatkan kewaspadaanya terhadap anaknya yang dimungkinkan sedang kecanduan minuman lokal oplosan dan kecanduan PIL atau penyalahgunaan Narkobaya.

"Agar orang tua menganali anaknya, dan agar di pantau, abila diindikasi terlibat segera berkoordinasi ke petugas terkait," Pungkasnya.(Mam)
Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar