Susun RKP 2019 Desa Keting Jombang Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Jember, (DOC) - Pemerintah Desa (Pemdes) Keting, Kecamatan Jombang, Jember, Jawa Timur melaksanakan Musyawarah Desa Penyusunan Rencana Kerja Desa (RKP) di balai desa setempat, Rabu (15/8) siang.

RKP ini disusun oleh Pemdes sesuai informasi pemerintah daerah kabupaten berkaitan dengan pagu indikatif desa dan sebagai dasar penetapan APBDes tahun 2019.

Kepala Desa Keting, Jumali usai melakukan Musdes penyusunan RKP bersama pihak-pihak terkait mengatakan, program pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas desa.

"Intinya Pemdes Keting tidak fokus pada pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat harus diutamakan," ucapnya, kepada media ini.

Pemberdayaan masyarakat yang dimaksud adalah seperti pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk warga miskin dan difabel.

Dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, alhasil prosentase anggaran yang dikucurkan pun lebih besar daripada program pembangunan lainnya. "Kalau mengikuti program pemerintah (prosentase) seharusnya kita seimbang. Tapi kita tidak terlepas dari Musdes yang ada," jelasnya.

Program pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas desa tidak terlepas dari banyaknya tenaga-tenaga terampil yang cukup diakui di tingkat kecamatan bahkan di pemerintah kabupaten, seperti produksi Batik Keting.

Sementara itu, Kasi PMD dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jombang, Fahrul Asrori kepada media ini menyampaikan, RKP ini merupakan kewajiban desa yang harus dilaksanakan oleh Pemdes untuk menyusun rencana kegiatan tahun mendatang.

"Pemerintah desa dalam penekanannya melalui RKP 2019 ini adalah memusyawarahkan lagi bahwa inilah yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Tapi, tidak menutup kemungkinan ini bukan harga mati. Perlu ada musyarawah lagi sehingga nanti ketika RKP 2019 itu dilaksanakan dengan mengacu pada pagu indikatif yang ada sekarang ini, tidak ada persoalan di masyarakat. Dengan begitu, apa yang menjadi cita-cita Pemkab Jember dalam rangka pembangunan dan pemberdayaan bisa berjalan lancar," terangnya.

Lebih lanjut Fahrul mengatakan, hasil evaluasi beberapa desa di Kecamatan Jombang yang dia ikuti, pemberdayaan masyarakat menjadi program yang terdepan.

Dengan kemajuan zaman, Fahrul menyebut, mindset masyarakat sedikit berubah. Ada sebuah pemikiran masalah pemberdayaan sedikit ditekankan, dan kaitannya dengan kemajuan desa sangat kompleks sekali.

"Tidak bisa kita melaksanakan kegiatan hanya dalam hal infrastrukturnya, tapi kualitas sumber daya manusianya juga perlu ditingkatkan, tentunya melalui sebuah pemberdayaan," tandasnya.

Di Desa Keting sendiri dari penilaian Kecamatan Jombang, menurut Fahrul, adalah sebuah desa gotong royong yang artinya semua kegiatan di Desa Keting itu ada, baik itu kaitannya dengan ketrampilan seperti membatik dan beberapa produk unggulan lainnya.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar