Prihatin Kondisi Psikologis Anak Korban Gempa Lombok, Smaga Lumajang Gelar Trauma Healing Di Dua Pengungsian

Lumajang (DOC) - Gempa Bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang telah merenggut banyak korban jiwa dan korban luka-luka, menggugah empati pelajar SMA Negeri 3 Lumajang. Mereka menggalang dana di sekolah untuk turut membantu saudara kita yang terkena musibah Gempa Bumi.

Penggalangan dana tersebut digelar oleh siswa-siswi SMA Negeri 3 Lumajang yang tergabung dalam tim Smaga in Save Our Nation (SSON). Program tersebut merupakan program dibawah naungan Badan Amil Zakat Infaq dan Sedekah (BAZIS) SMA Negeri 3 Lumajang.

Para siswa sangat prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat Lombok yang mana pada hari Minggu (5/8/2018) lalu gempa bumi telah mengguncang dengan kekuatan 7,0 SR. Akibat bencana itu, ratusan nyawa melayang. Serta, ribuan rumah hampir rata dengan tanah.

"Tim SSON tergerak mengumpulkan sumbangan dari siswa-siswi untuk membantu korban gempa bumi di Lombok, ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk membantu sesama" Ujar Dhea Kisti Mawahni Ketua SSON.

Sumbangan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Posko Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Lombok Tengah.

"Alhamdulillah sumbangan yang terkumpul mencapai Rp. 9.025.000,- kami berharap bantuan ini dapat membantu saudara kita yang berada di tenda-tenda pengungsian," ujar siswi kelas XI MIPA 1 tersebut.

Drs. Supriadi, M.Pd Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Lumajang, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan para siswa-siswinya itu. Kegiatan ini, sebagai bentuk kepedulian sosial. Serta aplikasi nilai-nilai pendidikan berkarakter yang telah diterapkan sejak lama di sekolah ini.

"Saya sangat bangga kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Lumajang ternyata mereka mempunyai rasa kepedulian yang sangat tinggi untuk membantu saudara kita di Lombok," terangnya.

Untuk bantuan ini, tim BAZIS SMA Negeri 3 Lumajang akan kerjasama dengan Guru Garis Depan Kabupaten Lombok Tengah yang nantinya akan menyalurkan bantuan yang telah terkumpul.

"Selain memberikan bantuan dalam bentuk sembako, kebutuhan bayi, selain itu kami ingin mengembalikan psikologis anak-anak korban gempa yang ada di pengungsian yaitu dengan memberikan bantuan Trauma Healing. Nantinya tim GGD Lombok Tengah yang akan menjadi pelaksana Trauma Healing di 2 titik pengungsian di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah dan Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, mudah-mudahan bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Lombok" ujarnya.

Sementara itu Aan Bagus Budianto, S.Pd., Gr Ketua Pelaksana Kegiatan GGD Lombok Tengah Peduli Gempa Lombok menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMA Negeri 3 Lumajang yang telah mempercayakan kepada kami untuk menyalurkan bantuan dari siswa-siswinya kepada anak-anak di pengungsian, semoga apa yang dilakukan SMA Negeri 3 Lumajang bisa membantu meringankan beban korban gempa dan mengembalikan psikologis anak-anak untuk bangkit kembali dalam menggapai mimpinya(Yp).

Posting Komentar

0 Komentar