Depresi, Kakek di Gucialit Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Lumajang,(DOC)-Sutrap Al Pak Sunati seorang kakek berumur (77) tahun mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kandang rumahnya sendiri di Dusun Mulyorejo RT 001/ RW 006, Desa Tunjung Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, Senin (27/08/2018).

Kapolsek Gucialit Iptu Rudi melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Baskoro mengatakan peristiwa terjadi Senin pagi sekira pukul 08.30 Wib. Korban kata dia, ditemukan pertama kalinya oleh cucu angkat korban bernama Dewi Nur Halimah.

Dewi Nur Halimah ketika itu mendatangi rumah korban untuk mengantarkan makanan kepada korban, saat dipanggil tidak ada jawaban. Kemudian Dewi Nur Halimah masuk rumah korban, namun pintu tengah dikunci.

"Karena di kunci kemudian saksi mencoba lewat pintu belakang melalui pintu kandang yg dalam keadaan terbuka, dan setelah masuk, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan tali tampar yang di ikat ke kayu blandar atap rumah," jelas Catur.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara, sementara tdak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhdap diri korban, bahkan pihak keluarga korban telah membuat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi terhadap korban.

"Pihak keluarga yg diwakili cucu angkatnya  Dewi Nur Halimah, menggangap kejadian ini dianggap musibah dan tidak mau dilakukan otopsi serta membuat surat pernyataan," tutur Ipda Catur Budi.

Dijelaskannya, bahwa dari keterangan pihak keluarga, korban mengalami depresi hidup sendirian, karena korban tidak mempunyai anak, dan istri korban sudah meninggal dunia 4 bulan yang lalu. Dan keluarga korban semuanya sudah meninggal dunia.

Dari peristiwa tersebut, polisi juga mendapati barang bukti berupa tali tampar, yang diduga digunakan untuk melakukan aksi nekatnya tersebut. (Mam)

Posting Komentar

0 Komentar