Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Seorang Pria Warga Klakah Ditangkap

Pelaku SD di amankan polisi
Lumajang,(DOC)-Kepolisian Sektor Klakah berhasil mengamankan Sudiono (44) seorang pria yang diketahui membawa lari anak dibawah umur dan diduga menyetubuhi anak yang masih di bawah umur.

"Seorang pria bernama Sudiono  (44) warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah berhasil kami amankan, Senin (30/8/2018) siang, karena dilaporkan telah membawa anak dibawah umur,” kata Kapolres Lumajang AKBP Rachmad Iswan Nusi SIK MH melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Baskoro.

Adapun korban sebut saja namanya Bunga (13) warga Desa Mlawang, kecamatan Klakah .

"Korban dibawah kabur pelaku pada Minggu 22 Juli 2018 sekira pukul 14.00 WIB," kata Catur.

Dia menjelaskan, dari keterangan korban pelaku melalui chat media sosial Facebook menyuruh korban datang kerumah kontarakn pelaku di yang berada di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, kemudian korban menghubungi R untuk mengantarkan kerumah pelaku.

"Setelah berada dirumah kontarakan pada pukul 22.30 WIB korban diduga diajak hubungan layak suami istri oleh pelaku didepan ruang TV," paparnya.

Pada esok harinya Senin (23/7/2018) sekira pukul 22.00 WIB korban diajak lagi berhubungan layaknya suami istri oleh pelaku.

Karena ramai diberitakan bahwa korban hilang dan di cari orang tuanya melalui Media Massa pelaku Sudiono mendatangi rumah orang tua korban, dan mengatakan korban sebentar lagi pulang. Setelah pelaku pulang, berapa saat kemudian korban pulang diantar R.

"Sebelumnya pelaku menyuruh korban agar menghubungi R dan diminta mengantarkan pulang," ujar Catur Budi Baskoro.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan penyidik Polsek Klakah. Polisi menetapkan Sudiono sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Meskipun hingga sekarang pelaku hanya mengaku bahwa membawa korban ke rumahnya dan menginap di rumah kontrakannya di Desa, Kebonan Kecamatan, Klakah dan  tidak pernah melakukan persetubuhan dengan korban sebut saja Bunga (13).

"Pelaku sampai saat ini tidak mengakui tidak pernah menyetubuhi korban, hanya membawa lari korban, " paparnya.

Pelaku diancam pasal berlapis, yakni Pasal 332 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang membawa lari anak di bawah umur, yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara, serta Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(Mam)

Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar