Tingkatkan Potensi Lokal Desa, Tim Pengabdian Dosen HKn UM Gelar Workshop Pengembangan Kewirausahaan

Malang (DOC) – Dalam rangka mendorong perekonomian masyarakat Desa Tamansatriyan khususnya potensi lokal buah kesemek, Minggu (23/7) lalu salah satu tim penelitian dan pengabdian Universitas Negeri Malang (UM) yang diketuai oleh Rista Ayu Mawarti, M.Pd menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat melalui program Workshop pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di Desa Tamansatriyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Program tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Tamansatriyan dan perangkat desa yang merupakan petani kesemek dengan jumlah peserta kurang lebih 45 orang dan bertempat di Aula Balai Desa Tamansatriyan sekitar pukul 11.00-.14.00 WIB.

Pada pelaksanaannya, kegiatan ini juga dihadiri oleh seorang ahli boga yaitu Ibu Wiwik Wahyuni, M.Pd, selaku pemateri. Terkait pemaparannya, beliau memberikan informasi mengenai buah kesemek yang dapat diolah menjadi velva buah. Velva sendiri yaitu campuran dari puree buah (hancuran buah dalam bentuk bubur), gula, dan pengental yang dibekukan dalam alat pembeku es krim. Dapat dikatakan bahwa velva adalah nama lain dari es krim buah.

“Masyarakat harus bisa mengolah potensi desa ini salah satunya buah kesemek menjadi variasi makanan yang menarik supaya memiliki harga jual yang tinggi dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tamansatriya. Untuk strategi pemasarannya, ibu-ibu bisa membentuk usaha bersama dan mendistribusikan velva pada masayarakat di luar Tamansatriyan agar semua orang merasakan enaknya kesemek di sini.”, ujar ibu Wiwik.

Lebih lanjut, hal serupa juga diungkapkan oleh ibu Kepala Desa Tamansatriyan yang menjelaskan pentingnya program workshop pengembangan kewirausahaan tersebut. “Pemberdayaan masyarakat melalui program workshop pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di Desa Tamansatriyan ini menjadi salah satu cara dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan hasil pertanian dari Desa Tamansatriyan karena harga jual buah kesemek sangat murah yaitu sampai Rp. 1000/kg. Semoga kegiatan kerjasama seperti ini tidak hanya berhenti di sini. Kami akan sangat senang jika UM mau mendampingi kami memajukan desa ini", ungkap beliau.

Terselenggaranya program tersebut merupakan usaha bersama tim penelitian dan pengabdian Universitas Negeri Malang (UM).

Ketua pelaksana, Rista Ayu Mawarti, S.Pd, M.Pd. Dalam paparannya, beliau mengungkapkan tujuan dan harapan kedepan dari pelaksanaan program workshop pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal tersebut.

“Kami menyelenggarakan program ini untuk tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat desa Tamansatriyan terhadap potensi lokal desa yaitu buah kesemek. Masyarakat perlu lebih kreatif lagi dalam mengolah buah kesemek ini menjadi suatu makanan yang menarik sehingga meningkatkan nilai jual buah kesemek”Ujarnya.

Lebih lanjut beliau juga menghimbau ibu-ibu PKK petani kesemek untuk bisa mempraktekkan ilmu yang diperoleh dari workshop ini sehingga bisa bermanfaat untuk semua orang. Harapannya workshop seperti ini dapat dilakukan kembali, tidak hanya pengolahan buah kesemek menjadi velva tetapi juga kreasi-kreasi makanan lainnya dan potensi lokal desa selain buah kesemek yang bisa memiliki nilai jual tinggi jika sudah diolah menjadi suatu hal yang menarik”, ujar dosen jurusan Hukum & Kewarganegaraan tersebut.

Pelaksanaan workshop berjalan lancar dan terbilang sukses. Masyarakat sangat antusias terhadap setiap tahapan pembuatan velva. Hal ini tampak ketika pemateri meminta ibu-ibu untuk mempraktikkan arahan yang telah diberikan dan keaktifan beberapa peserta untuk memberikan pertanyaan seputar pengolahan dan pemasaran olahan kesemek. Keberhasilan juga dibuktikan ketika velva kesemek telah selesai dibuat dan beberapa peserta mengatakan “yang ini enak, rasa kesemeknya kuat. Dulu kami diajari membuat dodol dan keripik, rasa kesemeknya hilang. Insyaallah berikutnya kami akan membuat untuk dipasarkan di sekolah agar anak-anak mendapatkan jajanan yang sehat dan khas Desa Tamansatriyan”.

Jurnalis Warga: Vidia Maghfiroh Fadlilah & Yuanda Susiani (Mahasiswa Universitas Negeri Malang).

Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar