Pra TMMD Ke 102 Jalan Desa Terhubung di Kecamatan Pasrujambe

Lumajang, (DOC) - Program pra TMMD sebagai sarana penunjang TMMD ke 102 di wilayah Kodim 0821, di daerah Dusun Jabon dan Dusun Tulungrejo, di Desa Pasrujambe kecamatan Pasrujambe kabupaten Lumajang. Pada program pembuatan jalan tembus yang menghubungkan kedua dusun tersebut terus berlangsung pengerjaannya hingga saat ini, Jumat 25 Mei 2018 lalu.

Meski sudah masih memasuki pada program Pra TMMD, namun proyek tersebut sudah memberikan manfaat bagi warga dikedua dusun tersebut, banyak diantara warga yang sudah bisa mengakses jalan tersebut meskipun belum sepenuhya sempurna.

Sujari, warga Dusun Tulungrejo yang berprofesi sebagai pedagang keliling penjual cilok yang juga sebagai ketua rt. 04 rw. 11menuturkan, warga disini merasa sangat senang dengan adanya program TMMD yang diselenggarakan oleh bapak-bapak TNI dari Kodim Lumajang, sehingga masyarakat nantinya bisa lancar untuk melintas dijalan ini.

"Memang sebelumnya sudah ada jalan yang menghubungkan antara kedua dusun, namun masih berupa jalan setapak sehingga kurang lancar jika dijadikan sebagai sarana transportasi, karena jalan ini fungsinya sangat vital, selain sebagai sarana transportasi jalan ini juga sebagai penunjang kelancaran warga dalam mengangkut hasil kebun yang mayoritas berada dislokasi tersebut," terang sujari.

"kami warga disini sudah lama mengharapkan adanya sarana transportasi yang sangat layak,  karena semua warga disini membutuhkannya,  Alhamdulillah semua saat ini bisa terwujud," kata Sujari.

Ia juga menyatakan, bahwa warga dusun Tulungrejo maupun dusun Jabon senantiasa akan mendukung bapak-bapak TNI dari Kodim Lumajang baik secara fisik, mental dan spritual guna kelancaran program TMMD.

"terimakasih kepada bapak-bapak TNI, jalan yang kami idamkan dan kami harapkan hampir segera terwujud", pungkasnya seraya berangkat menuju masjid untuk sholat Jumat.

Terpisah,  Dandim Lumajang Letnan Kolonel Agus Iskarman, S.E. di temui diruang kerjanya mengatakan,  untuk rencana awal 10 juli sampai 8 Agustus 2018, setidaknya kurang lebih 110 personil yang diterjunkan dalam kegiatan program TMMD.

"bahwa program yang menjadi obyek dan target memang sengaja dipilih untuk menyentuh hati masyarakat, infrastruktur yang menjadi program tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai sarana penunjang untuk memperlancar akses transportasi, meningkatkan perekonomian warga, " Pungkas Dandim.

Program yang dijalankan saat ini,  Lebih lanjut Dandim, “ini baru memasuki Pra”, artinya pekerjaan yang dilaksanakan saat ini sebagai sarana untuk menunjang pada pelaksanaan TMMD.

"Yang sebenarnya yang akan direncanakan digelar pada bulan Juni mendatang pasca pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018,” terang Letkol Agus.

Posting Komentar

0 Komentar