Penambang Pasir Di Desa Sumberwuluh Memanas, Pemkab Lumajang Lakukan Mediasi Warga Dan Penambang

Lumajang,(DOC) - Konflik sosial Kasus penambangan pasir kembali terjadi, kali ini terjadi di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Senin (18/1/2016) pagi kemarin. Kejadian itu sempat memanas salah seorang dari penambang membawa clurit, namun pelaku  berhasil diamankan warga lainnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB puluhan warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro menutup jalan masuk ke area penambangan  Duta Pasir Semeru dan Kopasdal II dengan melintangkan pohon bambu.

"Yang dilakukan warga sekitar tersebut karena alasan belum ada penyelesaian atas kepemilikan tanah warga," ujar Mustakim kepala Desa Sumberwuluh.

Awal kejadian itu yakni Samsul salah satu kerabat pemilik Duta Pasir Semeru, Santuhan mendatangi warga yang sedang menghadang, Samsul seorang diri berhasil melewati penghadangan warga, sampai didalam Samsul mengeluarkan senjata clurit dan berteriak-teriak kepada warga.

Belum sempat terjadi kekerasan clurit yang di pegang Samsul berhasil direbut warga. Kemudian polisi datang ke lokasi kejadian, Samsul langsung diamankan polisi .

"Disitu Polisi  langsung memasang police line di area pertambangan milik Duta Pasir Semeru dan Kopasdal II," kata Mustakim

Dalam aksi penghadangan yang dilakukan warga, kata Kepala Desa Sumberwuluh Mustakim warga menuntut tiga hal, pertama warga menginginkan surat-surat SHM dan SPPT yang ada di Satuhan dikembalikan

"Karena surat-suratnya itu dulu dipinjam oleh Satuhan dan warga akan dapat pembagian. Dulu sama warga mau diminta tidak boleh,"pungkasnya.

Diakui Kepala Desa Sumberwuluh, Konflik yang terjadi karena pihak penambangan tidak pernah melibatkan warga.

"Padahal izin itu juga berada diwilayah tanah warga, jadi seakan -akan Desa dianggap tidak ada oleh para penambang yang telah memiliki izin,"kata Mustakim.

Pemerintah Lumajang yang mendapatkan informasi situasi yang sedang memanas akhirnya pemerintah memanggil semua elemen yang ada untuk dilakukan mediasi.

Sekitar pukul 13.00 WIB tujuh warga Desa Sumberwuluh tiba dikantor Pemkab Lumajang. Tidak hanya warga saja yang dipanggil Bupati, perwakilan Kopasdal II dan Duta Pasir Semeru juga datang untuk bertemu dengan Bupati.

Ketujuh warga yang datang kemudian diketemukan Bupati, Wakil Bupati dan para pejabat pemerintah Lumajang. Pertemuan warga dan para penambang dilakukan secara tertutup.

Dari Hasil pertemuan, keputusan akan diambil setelah ada titik temu dengan penambang dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM). Penambangn akan ditutup sampai ada kesepakatan.(IF)
Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar