Kasus Pelemparan Bondet Hingga Tewas Terhadap Jumadi, Diduga Motif Asmara

Lumajang,(DOC) - Kasus pelemparan bondet oleh orang tak dikenal hingga tewas terhadap Jumadi warga Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, Jawa Timur pada hari Minggu (10/1/2016) sekitar pukul 05.00 Wib kemarin. Di duga soal motif asmara.

Hal itu di sampaikan Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Tinton Yudha Riambodo saat dikofermasi D-onenews.com, Rabu (13/1/2016), menurutnya, setelah dilakukan olah TKP, pihak sudah memeriksa rekan korban yakni Misri untuk dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan tersebut.

"Hasil keterangan rekan korban ini, pelaku  pelemparan bondet berjumlah dua orang dengan mengendarai sepada motor Honda CBR 150 warna putih, pelaku ini memakai serba hitam serta menggunakan helm teropong,"ujarnya.

Misri sendiri mengaku tidak mengenal pelaku, karena saat itu wajah pelaku tidak kelihatan. "Keterangan Misri terhadap petugas pelemparan bondet yang menimpa korban terkait motif asmara,"pungkas Tinton.

Selain memeriksa Misri rekan korban, pihak sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, hasil keterangan saksi, sebelum kejadian warga sempat melihat dua orang berpakaian serba hitam mengendarai sepeda motor CBR 150 warba putih tanpa plat nomer mondar-mandir dilokasi kejadian.

"Setelah mendapatkan keterangan saksi, akhirnya kami mengarah terhadap pelaku pelemparan bondet, kini polisi sudah mengantongi nama pelaku, mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa kita tangkap,"pungkas AKP Tinton Yudha Riambodo.

Diberitakan sebelumnya, pada hari Minggu (10/1/2016) pagi, Seorang petani warga Desa Banyuputih Kidul, yakni Jumadi (45) diketemukan tewas dengan kepala hancur setelah dilempar bondet orang tak dikenal, saat akan berangkat kesawah dengan menggunakan sepeda motor.(IF)
Baca berita selengkapnya disini.
http://www.d-onenewslumajang.com/2016/01/di-lempar-bondet-kepala-seorang-petani.html



Share on Google Plus

About D onenews Lumajang

Berita www.d-onenewslumajang menampilkan berita terkini dan terbaru. Kami, anda dan Kabar Berita

0 Comments:

Posting Komentar